Bersabarlah, Daging!

Detik-detik menjelang saat itu, rasanya ingin aku berlari. Tak pernah muncul dalam benakku untuk berada dalam dekapan seorang pria, yang bukan bapakku. Aku tak tahu harus bersikap bagaimana. Itu kata hati. Itulah roh. Bayangan itu makin menguat. Bahkan seperti kenyataan hingga membuat jantungku berdegup tak seperti biasanya. Bagian yang tersembunyi pun berdenyut. Dia suka. Dia … More Bersabarlah, Daging!

Our First Blessing in Disguise

Blessing in disguise! Mungkin itu kalimat yang cocok untuk mewakili pengalaman kami mempersiapkan satu dari banyak printilan momen-sekali-seumur-hidup ini. Meski sudah jauh-jauh hari sepakat ke Ranca Upas, Bandung, tapi belum ada kepastian dimana menginap. Sempat terjadi diskusi agar berkemah saja di Ranca Upas–ini lokasi bumi perkemahan. Tapi mengingat kami tidak dalam rangka berlibur, maka keputusan … More Our First Blessing in Disguise

Terpaksa Romantis itu Romantis

Telepon di meja berdering. Jarang sekali telepon berwarna putih ini berdering kalau bukan ajakan makan siang dari kawan yang tempat duduknya selemparan batu. Dengan bahasa sok akrab, aku menjawab telepon itu. Ternyata dari satpam bawah. Katanya, “mbak Dea ada kiriman nih dari pak Jepe.” Sontak aku tertawa terbahak-bahak, teringat sesuatu di awal minggu ini. Si … More Terpaksa Romantis itu Romantis