Pregnancy and Christmas: Creativity (2)

Setelah kemarin, 2 pekan kemarin lebih tepatnya, berhasil menghasilkan prakarya yang cukup mengesankan (diri sendiri), kali ini hadir kembali prakarya yang juga tak kalah mengesankan! 

Masih bagian dari uang Rp 20.000 yang sudah diposting dalam blog sebelumnya, kali ini yang dihasilkan lebih fantastik. Mengapa? Sebab ada beberapa barang bekas dimanfaatkan.

Apa itu barang bekasnya? Cup Starbucks holiday dan kardus susu UHT Ultra! Pelajaran penting: JANGAN BUANG BARANG BEKAS!! 😁😁😁

Nah, prakarya dimulai dari membuat pohon natal mini dari benang wol. Caranya gampang, tinggal lilit2 aja, hahaha. Iya deh nih panduannya: Pohon Natal Mini.

Yang dibutuhkan selain benang wol adalah lem khusus yang bisa melengketkan benang wol dengan medium pencetak pohon natal. 

Kalau nggak punya lem seperti dalam panduan itu, tinggal bikin aja dari tepung maizena. Jadi campurkan dua sendok tepung maizena dengan air dingin. Setelah tercampur, masukkan ke panci yang sudah berisikan air yang sedang dipanaskan. Aduk-aduk hingga merata dan minim gumpalan.

Sebenernya di panduannya, harus tanpa gumpalan dan encer. Tapi ambo tak berhasil dan wujudnya pun berakhir seperti ini:

Kalian yang ingin mencoba, harus berhasil dan lebih baik dari ambo ya! 

Nah, tunggu dingin deh tuh lem buatan. Selagi nunggu, buatlah cetakan pohon natalnya. Ini gampang, tinggal bikin cone aja dari kertas yang cukup tebal. Setelah terbentuk, lapisi dengan plastik tipis nan bening. 

Lagi-lagi menurut panduan, disarankan pake wrapping plastic, tapi eike nggak punya dan akhirnya memutuskan pake plastik tipis bekas bungkusan majalah, hahaha. It’s works, guys! 

Nah setelah semuanya siap,ambil benang wol. Rendam di dalam lem tepung maizena, hati-hati kusut ya. Oh ya, saat mau melilitkan, usahakan benang wol tidak terlalu basah atau kering. Jadi peras halus benang wol itu pakai jari-jari sebelum dililitkan.

Mulai lilitkan benang wol dari puncak cetakan hingga ke bawah dan lakukan sesuai selera masing2 ya. Bisa jarang2 jaraknya atau rapat2. Ini hasilnya punya eike: 

Setelah selesai, jemur ya pohon natalnya. Seharusnya sehari udah kering tapi berhubung pas eike ngerjain, cuaca hujan selalu dan mendung menggelayuti. Alhasil baru kering sekitar 3 hari. 

Setelah kering, bongkar cetakannya. Pertama2, lepaskan kertas baru disusul plastiknya. Harusnya bisa langsung dihias, tapi eike gak mood hahaha.Oh ya, cetakannya jangan dibuang, bisa dibuat pohon natal mini selanjutnya.

Nah, soal hias menghias, kembali pada diri masing2. Klo eike, karena ada barang2 bekas, jadinya menggunakan itu. Biar lebih cantik, pohon natalnya bisa ditaburi glitter lho! 

Gimana? Dekorasi natal gak harus mahal khaann. Cukup manfaatkan apa yang ada di rumah ditambah dengan sedikit bahan2 prakarya yang bisa dibeli di toko buku dekat sekolahan di sekitar kompleks rumah.

Dua minggu jelang Natal, semoga hari natalmu penuh sukacita dan kedamaian. Dekorasi hanya untuk mempercantik, Natal sesungguhnya ada di hatimu, apakah Kristus sudah menjadi raja dalam hidupmu. 

Christmas isn’t christmas until it happens in your heart! ❤🎄❤🎄❤❤🎄❤🎄❤

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s